FUZZY LOGIC
A. Pengertian
Logika Fuzzy memungkinkan nilai keanggotaan antara 0 dan 1, tingkat keabuan dan juga hitam dan putih, dan dalam bentuk linguistik, konsep tidak pasti seperti "sedikit", "lumayan", dan "sangat". Logika ini berhubungan dengan set fuzzy dan teori kemungkinan. Logika fuzzy diperkenalkan oleh Dr. Lotfi Zadeh dari Universitas California, Berkeley pada 1965. Logika Fuzzy adalah suatu proses pengambilan keputusan berbasis aturan yang bertujuan untuk memecahkan masalah, dimana sistem tersebut sulit untuk dimodelkan atau terdapat ambiguitas dan ketidakjelasan yang berlimpah. Logika Fuzzy ditentukan oleh persamaan logika bukan dari persamaan diferensial komplek dan berasal dari pemikiran yang mengidentifikasi serta mengambil keuntungan dari grayness antara dua ekstrem. Sistem logika fuzzy terdiri dari himpunan fuzzy dan aturan fuzzy. Subset fuzzy merupakan himpunan bagian yang berbeda dari variabel input dan output. Aturan fuzzy berhubungan dengan variabel masukan dan variabel output melalui subset. Mengingat seperangkat aturan fuzzy, sistem dapat mengkompensasi dengan cepat dan efisien.
1. Model Sugeno
Penalaran dengan metode SUGENO hampir sama dengan penalaran MAMDANI, hanya saja output (konsekuen) sistem tidak berupa himpunan fuzzy, melainkan berupa konstanta atau persamaan linear. Metode ini diperkenalkan oleh Takagi-Sugeno Kang pada tahun 1985.
Secara umum bentuk model fuzzy SUGENO Orde-Nol adalah:
IF (x1 is A1) · (x2 is A2) · ...... · (xN is AN) THEN z=k
dengan Ai adalah himpunan fuzzy ke-i sebagai anteseden, dan k adalah suatu konstanta (tegas) sebagai konsekuen.
Secara umum bentuk model fuzzy SUGENO Orde-Satu adalah:
IF (x1 is A1) · ...... · (xN is AN) THEN z = p1*x1 + … + pN*xN + q
dengan Ai adalah himpunan fuzzy ke-i sebagai anteseden, dan pi adalah suatu konstanta (tegas) ke-i dan q juga merupakan konstanta dalam konsekuen.
- Suatu perusahaan makanan kaleng setiap harinya rata-rata menerima permintaan sekitar 55000 kaleng, dan dalam 3 bulan terakhir permintaan tertinggi sebesar 75000 kaleng. Makanan kaleng yang masih tersedia di gudang, setiap harinya rata-rata 7000 kaleng, sedangkan kapasitas gudang maksimum hanya dapat menampung 13000 kaleng. Apabila sistem produksinya menggunakan aturan fuzzy sebagai berikut:
[R1] IF
permintaan TURUN And persediaan BANYAK THEN produksi barang = 10000;
[R2]
|
IF permintaan NAIK And persediaan SEDIKIT THEN produksi
barang =1,25*permintaan- persediaan;
|
[R3]
|
IF permintaan NAIK And
persediaan BANYAK THEN produksi barang = permintaan - persediaan;
|
Tentukanlah berapa jumlah barang yang harus diproduksi hari ini, jika permintaan sebanyak 60000 kaleng, dan persediaan yang masih ada di gudang sebanyak 8000 kaleng.
Penyelesaian :
1. Membuat Himpunan dan Input Fuzzy
Ada 3 variabel fuzzy yang akan dimodelkan, yaitu:
a. Permintaan; terdiri-atas 2 himpunan fuzzy, yaitu: NAIK dan TURUN.
b. Persediaan; terdiri-atas 2 himpunan fuzzy, yaitu: BANYAK dan SEDIKIT.
c. Produksi Barang
A. Variabel Permintaan
Jika Permintaan 60000 maka nilai keanggotaan fuzzy
pada tiap-tiap himpunan adalah:
Himpunan fuzzy TURUN, mPmtTurun[60] =
0,08.
Himpunan fuzzy NAIK, mPmtNaik[60] = 0,5.
diperoleh dari:
= 2[(60-75)/(75-45)]2
= 0,5
B. Variabel Persediaan
Jika Persediaan sebanyak 8000 kemasan per hari, maka nilai keanggotaan fuzzy pada tiap-tiap himpunan adalah:
Jika Persediaan sebanyak 8000 kemasan per hari, maka
nilai keanggotaan fuzzy pada tiap-tiap himpunan adalah:
Himpunan fuzzy SEDIKIT, mPsdSedikit[8] =
0,25.
diperoleh dari:
diperoleh dari:
=
(10-8)/(10-2)
=
0,25
Himpunan fuzzy BANYAK, mPsdBanyak[8] =
0,5. diperoleh dari:
=
(10-5)/(11-5)
=
0,5
2. Aplikasi Operator Fuzzy
3. Penegasan (Defuzzy)
A. Aturan
ke-1
[R1]
IF Permintaan TURUN And Persediaan BANYAK THEN Produksi Barang = 10;
Operator yang digunakan adalah AND, sehingga: a1 = mPredikatR1
=
min(mPmtTurun[60],mPsdBanyak[8])
=
min(0,08;0,5)
=
0,08
Produksi barang = 10
B. Aturan
ke-2
[R2]
IF Permintaan NAIK And Persediaan SEDIKIT
THEN Produksi Barang = 1,25*Permintaan - Persediaan;
Operator yang digunakan adalah AND, sehingga:
a2 =
mPredikatR2
=
min(mPmtNaik[60],mPsdSedikit[8])
=
min(0,5;0,25)
=
0,25
Produksi barang = 1,25*60 – 8 = 67
C. Aturan
ke-3
[R3] IF Permintaan NAIK And Persediaan BANYAK THEN Produksi
Barang =
Permintaan - Persediaan;
Operator yang digunakan adalah AND, sehingga:
a3
|
=
|
mPredikatR3
|
=
|
min(mPmtNaik[60],mPsdBanyak[8])
|
|
=
|
min(0,5;0,5)
|
|
=
|
0,5
|
Produksi barang = 60 – 8 = 52
Jadi produksi barang = 52500 kaleng.
2. Model Tsukamoto
Karakteristik: “Konsekuen dari setiap aturan if-then fuzzy direpresentasikan dengan himpunan fuzzy monoton “ Secara umum :
IF (X is A) And (Y is B) THEN (Z is
C)
Misalkan diketahui 2 rule berikut.
If (x is A1) and (y is B1) then (z is C1)
If (x is A2) and (y is B2) then (z is C2)
2. Pembentukan basis pengetahuan fuzzy (rule dalam bentuk if...then).
3. Mesin inferensi
Menggunakan fungsi implikasi MIN untuk mendapatkan nilai α-predikat tiaptiap rule (α1,α2,α3,...,αn). Nilai α-predikat digunakan untuk menghitung keluaran hasil inferensi secara tegas (crisp) utk z1,z2,z3,...,zn.
4. Defuzzyfikasi
Skema fungsi implikasi MIN dan proses defuzzyfikasi dilakukan dengan cara mencari nilai rata-ratanya.
CONTOH KASUS :
Suatu perusahaan makanan kaleng akan memproduksi
makanan jenis ABC. Dari data 1 bulan terakhir,
• permintaan
terbesar hingga mencapai 5000 kemasan/hari, dan permintaan terkecil sampai 1000
kemasan/hari.
• Persediaan
barang digudang terbanyak sampai 600 kemasan/hari, dan terkecil pernah sampai
100 kemasan/hari.
Dengan segala keterbatasannya, sampai saat ini,
perusahaan baru mampu memproduksi barang maksimum 7000 kemasan/hari, serta demi
efisiensi mesin dan SDM tiap hari diharapkan perusahaan memproduksi paling
tidak 2000 kemasan. Apabila proses
produksi perusahaan tersebut menggunakan 4 aturan fuzzy sbb:
[R1] IF Permintaan TURUN And
Persediaan BANYAK THEN Produksi Barang
BERKURANG;
[R2]
|
IF Permintaan TURUN And Persediaan SEDIKIT THEN
Produksi Barang BERKURANG;
|
[R3]
|
IF Permintaan NAIK And Persediaan BANYAK THEN
Produksi Barang BERTAMBAH;
|
[R4]
|
IF Permintaan NAIK And
Persediaan SEDIKIT THEN Produksi Barang
|
BERTAMBAH;
|
Berapa kemasan makanan jenis ABC yang harus
diproduksi, jika jumlah permintaan sebanyak 4000 kemasan, dan persediaan di
gudang masih 300 kemasan?
Penyelesaian
:
1. Variabel yang akan dimodelkan
Permintaan;
terdiri-atas 2 himpunan fuzzy, yaitu: NAIK dan TURUN.
Kita bisa mencari nilai keanggotaan:
µPmtTURUN[4000] = (5000-4000)/4000
= 0,25
µPmtNAIK[4000] = (4000-1000)/4000
= 0,75
Persediaan;
terdiri-atas 2 himpunan fuzzy, yaitu: SEDIKIT dan BANYAK.
µPsdSEDIKIT[300]
|
= (600-300)/500
|
= 0,6
|
|
µPsdBANYAK[300]
|
= (300-100)/500
|
= 0,4
|
Produksi
barang; terdiri atas 2 himpunan fuzzy, yaitu: BERKURANG DAN BERTAMBAH
cari nilai z untuk setiap aturan dengan menggunakan
fungsi MIN pada aplikasi fungsi implikasinya:
[R1] IF Permintaan TURUN And
Persediaan BANYAK THEN Produksi
Barang BERKURANG;
α-predikat1 = µPmtTURUN ∩,PsdBANYAK
=
min(µPmtTURUN (4000), µPsdBANYAK(300))
=
min(0,25; 0,4)
=
0,25
Lihat himpunan Produksi Barang BERKURANG,
(7000-z)/5000
= 0,25 ---> z1 = 5750
[R2]
IF Permintaan TURUN And Persediaan SEDIKIT THEN
Produksi
Barang BERKURANG;
α-predikat2 = µPmtTURUN ∩ PsdSEDIKIT
=
min(µPmtTURUN
(4000),µPsdSEDIKIT(300))
=
min(0,25; 0,6)
=
0,25
Lihat himpunan Produksi Barang BERKURANG,
(7000-z)/5000
= 0,25 ---> z2 = 5750
[R3]
IF Permintaan
NAIK And Persediaan BANYAK THEN Produksi Barang
BERTAMBAH;
α-predikat3 = µPmtNAIK ∩ PsdBANYAK
=
min(µPmtNAIK
(4000),µPsdBANYAK(300))
=
min(0,75; 0,4)
=
0,4
Lihat himpunan Produksi Barang BERTAMBAH,
(z-2000)/5000
= 0,4 ---> z3 = 4000
[R4] IF Permintaan NAIK And Persediaan
SEDIKIT THEN Produksi
Barang BERTAMBAH;
α-predikat4 = µPmtNAIK ∩ PsdBANYAK
=
min(µPmtNAIK
(4000),µPsdSEDIKIT(300))
=
min(0,75; 0,6)
=
0,6
Lihat himpunan Produksi Barang BERTAMBAH,
(z-2000)/5000
= 0,6 ---> z4 = 5000
mencari berapakah nilai z, yaitu:
z = (αpredikat1*z1)+(
αpredikat2*z2) +( αpredikat3*z3) +(
αpredikat4*z4)
αpredikat1+
αpredikat2+ αpredikat3+ αpredikat4
=
(0,25*5750)+(0,25*5750) +(0,4*4000) +(0,6*5000)
0,25+
0,25+ 0,4+ 0,6
= 4983
Jadi
jumlah makanan kaleng jenis ABC yang harus diproduksi sebanyak 4983 kemasan.
Komentar
Posting Komentar